Hot cookies are waiting for you !!

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur.

Menularkan Kebahagiaan Kepada Orang Lain


TIDAK dipungkiri, beragam peristiwa yang terjadi -- yang rata-rata diekspos tinggi oleh media--beberapa waktu belakangan membuat hati miris.
Mulai dari bencana alam (tsunami, banjir, gempa, dan lain-lain), kekacauan politik, kriminalitas yang makin merajalela, peliknya perekonomian, kemacetan, sampai kasus-kasus yang bikin ngeri seperti “pergaulan salah” anak-anak remaja sekarang ini.
Dan beragam peristiwa yang dalam pandangan sederhana merupakan hal negatif itu terjadi di mana-mana, di berbagai belahan dunia. Hingga tebersit satu pertanyaan: “Apakah kini dunia sedemikian buruknya untuk kita tempati?”
Alihkan perhatian pada hal positif
“Pastilah, banyaknya peristiwa (negatif) tersebut membuat kita menjadi harus lebih waspada dan lebih hati-hati. Namun kewaspadaan tinggi, imbasnya stres,” cetus Anggia Chrisanti Wiranto, konselor dan terapis EFT (emotional freedom technique) untuk biro psikologi Westaria (www.westaria.com).
“Bahkan mendengar (beritanya) saja, kita tertular kesedihan dan kepedihan yang sama. Apalagi jika harus membayangkan hal itu menimpa diri kita sendiri dan orang-orang yang kita sayangi,” sambungnya. 
Sayangnya, dengan tidak berharap kejadian buruk sekecil apa pun menimpa diri dan orang-orang yang kita sayangi, membuat perhatian kita hanya terfokus pada hal-hal buruk itu. Sehingga makin jauhlah kita dari apa yang dinamakan kebahagiaan.
“Terlalu fokus pada hal-hal buruk membuat seseorang semakin sulit untuk menjadi bahagia dan mensyukuri hidup maupun kehidupan,” kata Anggia.
Padahal, hal-hal yang bisa membuat kita bahagia itu masih ada lho, di sekitar kita. “Masih banyak nikmat yang telah Tuhan berikan. Banyak hal yang masih bisa disyukuri dan bisa membuat kita sekadar tertawa atau tersenyum,” imbuhnya.
Bagi kita yang mampu menyadari betapa masih lebih banyaknya berkah, kebahagiaan sudah pasti dimiliki. Nah, tidak ada salahnya bagi kita yang sadar akan anugerah Tuhan yang tiada terkira untuk membaginya kepada orang lain. Karena layaknya berita-berita kesedihan yang mudah sekali menular, kebahagiaan pun bisa ditularkan.
“Jika saat ini kita bisa merasa bahagia dan sukacita, mari kita tularkan. Mungkin kita tidak mampu menghentikan peristiwa dan kejadian buruk. Tapi siapa tahu, kita bisa menghadirkan sedikit kebahagiaan dan sukacita itu, paling tidak, untuk orang-orang di sekitar kita,” ujar Anggia.
Langkah-langkah Agar Anda Merasa Bahagia:
- Bersyukurlah (mulai dari hal-hal kecil)  
Anda masih bisa bangun pagi ini, tanpa kesiangan, tanpa sakit. Masih bisa menikmati kasih sayang dari orang-orang yang Anda kasihi. Masih bisa makan makanan layak, menggunakan pakaian yang layak, dan lain-lain.
- Berbahagialah
Setelah Anda bisa menerima suka-duka kehidupan dengan jiwa yang besar, maka berbahagialah. Berbagilah rasa bahagia yang tengah Anda rasakan kepada lingkungan sekitar. 
- Ciptakan keramahan
Tersenyumlah kepada matahari. Tersenyumlah kepada udara pagi, kepada orang yang ada di samping Anda, kepada buah hati Anda, kepada semua yang Anda temui sepanjang hari. Tersenyumlah dan bersikap ramah. Ini bukan sekadar sedakah, tapi sungguh bisa menjadikan hidup Anda lebih mudah dan indah.
- Berpikirlah dengan tenang
Tentu tidak semua hal berjalan sesuai keinginan. Akan ada banyak rintangan dan masalah. Berpikirlah dengan tenang, karena hanya pikiran yang tenang yang akan menghasilkan solusi tepat dan terbaik. Jadi mulailah membangun rasa bahagia dari diri sendiri, agar dunia pun (sedikit demi sedikit) berbahagia.

Trik Aman Berbicara Dengan Teman yang Berbeda Pendapat


Bagaimana cara tetap aman dengan orang yang berbeda pendapat dengan Anda, berikut beberapa triknya:
1. Perjelas pendapat Anda. Kesalahpahaman sering kali terjadi dalam setiap perbincangan. Hal itu bisa dihindari bila Anda selalu memperjelas pendapat Anda.
Jangan buat teman Anda bingung dengan penjelasan yang terlalu melebar dan tidak jelas. Cobalah penjelasan yang ringan dan tentu saja dengan penyampaian yang sopan.
2. Tentukan poin pendapat Anda.  Mulailah dengan kata-kata “Menurut pendapat saya,….” atau “Saya pikir…” itu merupakan cara terbaik untuk memulai penyampaikan pendapat Anda.
Jadi teman Anda tahu posisi Anda di mana dan mengerti pendapat Anda secara langsung.
3. Hargai pendapat orang lain. Anda memiliki pendapat sendiri, begitu juga teman Anda. Maka hargailah pendapatnya.
Katakan padanya tidak salah bila dia menilai sesuatu hal seperti itu, dan Anda juga berhak menilai lain hal tersebut. Jadi tidak perlu ada perdebatan yang terjadi.
4. Ganti topik. Cara ampuh terakhir adalah ganti topik perbincangan. Masih banyak hal yang bisa Anda bicarakan dengan teman Anda.

Si Kakak dan Si Adik Bertengkar Terus? Bagaimana Menghentikannya?


Anak-anak belum memahami konsep negosiasi dan kompromi. Saat emosinya memuncak, anak cenderung melampiaskannya secara fisik. Makanya, tak heran jika anak lebih memilih untuk bertengkar secara fisik ketimbang adu mulut. Anda juga bisa kok, meredakan pertengkaran antara si kakak dan si adik lewat beberapa taktik di bawah ini.
1. Ruang kontemplasi
Saat anak bertengkar, segera pisahkan keduanya dalam dua kamar terpisah. Biarkan mereka meredakan emosi masing-masing hingga merasa tenang. Saat emosi reda, minta keduanya untuk duduk dan mendiskusikan masalahnya bersama Anda. Jadilah mediator bagi anak. Dengan begini, anak akan belajar untuk menenangkan emosi sekaligus berdiskusi dengan kepala dingin.
2. Biarkan si kecil bosan
Jika si kakak dan si adik bertengkar saat bermain bersama, pisahkan keduanya dalam dua ruangan berbeda, namun jangan biarkan keduanya menonton televisi, bermain video game, atau menggunakan komputer. Biarkan mereka merasa bosan dan kesepian, hingga emosi lunak dengan sendirinya, dan keduanya siap untuk berdamai dan bermain bersama lagi.
3. Ada luka, ada denda
Saat anak bertengkar hingga timbul luka-luka di tubuh, berikan hukuman atau denda. Sanksi bisa berupa pekerjaan rumah, seperti menyapu atau mengepel ruang tamu, bisa juga dengan memungut denda berupa uang. Sediakan toples mungil sebagai tempatnya menaruh uang denda. Saat toples telah penuh, ajak si kecil untuk menyumbangkan uang dalam toples pada anak jalanan atau rumah ibadah.

Suka atau Cinta? Teliti 7 Tanda Berikut Ini


1. Apakah dia spesial?
Saat Anda menyukai seseorang, Anda merasa seolah ada yang berbeda dari dirinya. Entah lebih humoris, lebih cerdas, atau lebih menarik, Anda selalu merasa dirinya lebih istimewa dari pria-pria lain yang Anda kenal. Termasuk, ehmm… sang mantan.
2. Apakah dia menyedot perhatian Anda?
Anda lebih ingat detail gambar di atas pakaian yang dia kenakan ketimbang musik yang diputar di café tempat Anda berbincang santai dengannya suatu hari?
Lalu Anda mulai berlama-lama memandangi layar ponsel atau komputer, menunggu telepon, SMS atau sekedar tweet mention dari si dia dan bertanya-tanya mengapa dia tak mengabari Anda? Ya, dia telah mengambil alih seluruh perhatian Anda.
3. Apakah Anda melihatnya secara berbeda?
Kawan-kawan Anda bilang, dia seorang playboy. Kawan-kawannya bilang, dia rajin flirting dengan wanita lain. Tapi Anda tetap tak peduli. Bagi Anda, dia seorang yang sempurna dan tanpa cacat cela.
4. Apakah Anda telah dipermainkan oleh emosi?
Anda sempat rutin menyapanya lewat Twitter atau pesan singkat melalui SMS. Tiba-tiba Anda memutuskan untuk berhenti, entah takut mengganggu aktivitasnya atau ingin melihatnya memberi serangan balik.
Saat Anda berada di dekatnya, Anda membuang jauh-jauh sifat bawel Anda dan berusaha untuk terlihat kalem dan anggun. Anda merasakan mood yang berubah-ubah, antara senang kemudian khawatir akan perasaannya pada Anda. Oh no, Anda mulai desperate!
5.    Apakah Anda makan dan tidur tepat waktu?
Jatuh cinta membuat seseorang lupa makan dan tidur. Agak “lebay” memang, namun akuilah, sedikit banyak ada perubahan dalam pola makan dan tidur Anda saat Anda jatuh cinta. Susah tidur, napsu makan merosot, semuanya hanya karena Anda terlalu sibuk memikirkan si dia.
6.    Apakah ada perubahan dalam diri Anda?
Anda yang semula hobi mendengarkan musik-musik jazz ala Nina Simone atau Sondre Lerche, mulai melirik garangnya Led Zeppelin atau Van Hallen. Jadwal menonton sinetron pun tergeser pertandingan Manchester United VS Chelsea. Perubahan ini Anda lakukan untuk merasakan apa yang dia rasakan dan menyukai apa yang dia gemari, walau tak sesuai dengan taste Anda.
7.    Anda menginginkan eksklusivitas dari si dia?
Anda merasa “panas” saat melihatnya bepergian bersama orang lain? Anda berharap hanya Anda yang menemaninya kemanapun dia pergi. Rasa cemburu akan timbul saat seseorang menginginkan eksklusivitas dari orang yang disukainya. Perasaan ini akan semakin menggebu saat rasa suka berkembang menjadi cinta.

3 Cara Memompa Rasa Percaya Diri


1. Jaga postur tubuh
Sadarkah Anda, postur tubuh seringkali dipengaruhi oleh emosi yang tengah dirasakan. Saat Anda merasa sedih atau malu, Anda cenderung akan berjalan menunduk dengan pundak condong ke depan dan menghindari kontak mata dengan orang lain. Tak hanya Anda yang tak nyaman dengan kondisi seperti ini, namun juga lawan bicara Anda.
Berdirilah dengan tegap, angkat dagu dan busungkan dada, serta tebar senyum manis Anda sesering mungkin. Dengan begini, orang-orang akan merasa nyaman berada di dekat Anda. Posisi tubuh ini pun baik bagi kesehatan, karena Anda terhindar dari tulang punggung yang bungkuk. Jadi, jangan biarkan emosi merusak suasana!
2. Kontak Mata
Bagaimana cara menentukan lawan bicara tertarik pada obrolan Anda atau tidak? Mudah saja, cukup perhatikan kemana matanya mengarah. Jika dia terus menjaga pandangan matanya ke arah Anda, berbahagialah, karena ia amat memperhatikan jalan obrolan Anda.
Cobalah untuk selalu menjaga eye contact dengan lawan bicara. Dengan begini, lawan bicara akan merasa dilibatkan penuh dalam cerita Anda. Begitu pula saat berbicara dalam kelompok. Cobalah tatap satu-persatu anggota kelompok untuk membuat mereka merasa dilibatkan dalam perbincangan.
3. Bersyukur
Sering mengeluhkan lingkar pinggang yang semakin hari semakin melebar? Bad mood karena dahi Anda semakin dipadati jerawat?
Hidup memang tak selalu mulus. Tapi jika Anda selalu bersyukur, seluruh permasalahan hanya akan terasa layaknya debu yang mudah ditiup angin. Bersyukurlah, dan Anda akan jadi si nomor satu.

3 Cara Menghindari Persahabatan Retak Akibat Uang

7 Hal yang Enggan Dikatakan Pria pada Wanita

Shopping, Obat Stress Paling Ampuh

Ini 5 Cara Dapatkan Kedamaian Hidup


“Semua hal terjadi seolah dalam gerakan lambat. Kita hidup di dunia yang penuh kegaduhan. Tapi di hari itu, saya menarik diri dari dunia yang gila ini dan menikmati masa-masa tenang,” tutur Claire pada Huffington Post.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meraih ketenangan dan kedamaian hidup, tak hanya dengan puasa bicara seperti yang dilakukan Claire. Terlebih jika Anda harus berhadapan dengan banyak orang yang tak mungkin Anda hindari. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Matikan alat elektronik
Alat-alat elektronik memang memudahkan kehidupan sehari-hari. Namun percayakah Anda, keberadaan teknologi justru mampu menyulut stres menjadi lebih tinggi?
Saat Anda berada di rumah, luangkan waktu sejenak untuk mematikan sejumlah komponen elektronik, seperti televisi, pendingin ruangan, atau DVD player. Nikmati ketenangan dan udara yang muncul secara alami, yang mengalir dari lingkungan sekitar ke dalam sudut-sudut rumah Anda.
2. Istirahat dengan tenang
Ketenangan paling esensial yang bisa didapat setiap orang ialah beristirahat dengan tenang di malam hari. Setelah lelah melakukan berbagai macam kegiatan, tidur nyenyak menjadi cara tersendiri untuk mengisi ulang stamina. Cara yang paling mudah, kurangi asupan kafein dalam tubuh agar pola tidur Anda selalu terjaga.
3. Nikmati pemandangan
Sempatkan diri untuk berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan yang menyejukkan hati, seperti pantai, bukit, atau taman. Jika tak sempat, Anda cukup nikmati suasana jalanan saat Anda berkendara setiap hari. Matikan tape mobil, pasang silent mode di ponsel Anda dan nikmati pemandangan jalan yang Anda lalui. Ini berarti, dilarang ngomel saat jalanan macet!
4. Makan tanpa suara
Di masa kecil, orang tua seringkali mengingatkan anak-anaknya untuk tidak mengeluarkan suara saat berbicara. Rupanya nasihat ini berguna untuk melahirkan ketenangan dalam diri. Nikmatilah kudapan dengan tenang, rasakan tekstur masakan yang Anda kunyah, kecap perlahan agar Anda mampu merasakan setiap detik kudapan yang menyentuh lidah Anda.
5. Bermeditasi
Cukup luangkan waktu untuk bermeditasi selama 30 menit hingga 1 jam setiap hari untuk mendapatkan ketenangan dan relaksasi. Anda juga dapat bergabung dengan klub yoga yang semakin menjamur akhir-akhir ini.

Kurangi Stres dengan Menata Ruangan


Julie Morgenstern, pakar penataan ruangan sekaligus penulis Organizing from the Inside Outmengemukakan, langkah awal dalam menata pikiran yang dilanda stres ialah menata benda-benda di sekitar Anda. Dengan begini, Anda dapat merasa nyaman setiap kali Anda memilih untuk melarikan diri sesaat dari rutinitas yang mengikat pikiran.
1. Singkirkan tumpukan barang
Tumpukan majalah yang berceceran membuat Anda kesal, sekaligus menjadikan ruangan tak indah dilihat?
Selalu sediakan keranjang atau rak khusus penyimpanan bahan-bahan bacaan di ruangan Anda. Pilih media penyimpanan yang mudah dijangkau, agar Anda dapat dengan gampang mengambilnya sewaktu-waktu. Tapi ingat, simpan kembali ke tempat semula setelah Anda menggunakannya.
2. Simpan yang baru, buang yang lama
Biasakan diri untuk menyingkirkan barang-barang lama setiap kali Anda membeli sesuatu. Pakaian, misalnya. Setiap kali Anda membeli tiga potong pakaian baru, keluarkan tiga pakaian lama dari dalam lemari Anda, dan singkirkan. Dijual, disumbangkan, atau dibuang, terserah Anda. Yang penting, selalu ada ruang kosong untuk barang-barang baru dan menghindari penumpukan benda-benda yang tak penting.
3. Rapikan meja kerja
Tugas-tugas pekerjaan semakin menumpuk, sama seperti tumpukan barang-barang di meja kerja Anda? Rapikan meja kerja Anda untuk membuat suasana tenang dan nyaman. Susun rapi benda-benda di atas meja kerja atau sediakan wadah khusus. Meja kerja yang berantakan menggambarkan ketidakmampuan Anda untuk mengorganisir suatu hal.
4. Jadikan kamar sebagai surga
Kurang istirahat menjadi salah satu penyebab stress yang paling tinggi. Agar kualitas tidur Anda semakin terjaga, selalu jadikan suasana kamar tidur Anda tetap rapi dan nyaman. Rancang interior kamar sesuai keinginan agar Anda selalu merasakan ketenangan saat berada di ruang tidur.

Televisi Tentukan Warna Mimpi Anda


APA hubungan antara mimpi dan warna televisi yang Anda tonton?
Anda mungkin tak pernah menyadarinya, namun penelitian terbaru menunjukkan korelasi antara keduanya.
Dalam survey yang dirilis American Psychological Association menyebutkan, hanya 1 dari 5 orang berusia 60-an yang mengalami mimpi berwarna. Sisanya, cenderung mengalami mimpi hitam-putih atau kurang berwarna.
Survey berjudul Life Span Differences in Colour Dreaming ini menjelaskan, alasan munculnya warna dalam mimpi salah satunya disebabkan oleh pilihan televisi yang disaksikan setiap hari.
Seperti dilansir Daily Mail, Rabu (13/7), orang-orang di usia 60-an yang dibesarkan di era TV hitam-putih cenderung jarang mengalami mimpi yang penuh warna.
Kebalikannya, 80 persen dari responden di bawah usia 30 mengaku sering memimpikan tempat-tempat bercahaya terang dan berwarna-warni.
Penelitian ini melibatkan 1.300 responden asal Jepang yang diamati secara teliti dalam periode 1993-2009. Warga Jepang yang berusia 20 saat riset ini dimulai di tahun 1993, telah menonton TV berwarna sejak lahir. Inilah yang menyebabkan mereka lebih sering mengalami mimpi penuh warna.
Namun para peneliti mengakui keberadaan TV berwarna bukanlah satu-satunya ‘zat pewarna’ dalam mimpi manusia. Fenomena ini juga terjadi karena adanya beberapa pemicu lain yang belum diketahui hingga kini.

Banyak Wanita Tak Pede Lihat Foto Sendiri


SEBAGIAN besar orang senang difoto, sebagian lagi bahkan tergolong narsis. Tahukah Anda, sebuah penelitian membuktikan bahwa wanita senang difoto, namun langsung gugup saat harus menyaksikan hasil fotonya.
Daily Mail, Rabu (20/7) mencatat, separuh responden dalam riset ini mengaku amat kritis dengan penampilan mereka di foto, sampai-sampai enggan melihat foto dirinya sendiri. Sepertiga di antaranya bahkan cukup anti berfoto dengan beberapa orang sekaligus.
Komplain terbanyak yang muncul dari para responden saat melihat foto dirinya sendiri adalah senyum yang kurang atraktif, gigi yang kurang bersih, dan pose yang kurang meyakinkan.
Komentar-komentar ini muncul karena mereka takut akan diserang dengan komentar-komentar nakal jika foto memalukan itu ditampilkan di jejaring sosial, seperti Facebook.
Bahkan bagi seorang pengantin yang semestinya berbahagia di hari pernikahannya, persoalan foto tak lepas dari kekhawatiran sepanjang hari. Riset yang sama menunjukkan, 36 persen pengantin merasa gugup akan sorotan kamera yang mengincar wajah mereka sepanjang prosesi pernikahan berlangsung.
Daniel Kennedy, fotografer profesional Hollywood, berbagi jurus singkat yang mampu mengurangi rasa tidak percaya diri saat berpose di depan kamera.
“Cobalah untuk rileks. Senyum alami yang terpancar dari mata akan lebih menarik dari senyum yang dipaksakan,” tutur fotografer langganan Angelina Jolie dan Thandie Newton ini.
“Turunkan sedikit dagu Anda untuk efek wajah lebih tirus yang menonjolkan keindahan tulang pipi Anda,” lanjutnya.

4 Cara Praktis Mengasah Memori Otak


Berapapun usia Anda, kualitas memori masih bisa dipertajam. Berikut ini kegiatan-kegiatan yang dapat membantu Anda mengasah kemampuan otak agar tak cepat lupa.
1. Tandai tempat parkir
Seringkali lupa dimana Anda memarkir kendaraan? Mengitari tempat parkir yang dipenuhi kendaraan hanya untuk mencari dimana kendaraan Anda berada, rasanya cukup melelahkan.
Untuk mengatasinya, cobalah cara yang satu ini.
Saat Anda memarkir kendaraan, perhatikan tempat sekeliling Anda dan ingat benda-benda yang dapat dijadikan patokan. Tempat sampah di samping kiri kendaraan Anda, atau tanaman hias yang berada di depannya, misalnya. Saat Anda mulai berjalan menjauhi lokasi parkir, gerakkan mata Anda ke kanan dan kiri setiap satu detik untuk memperhatikan posisi area parkir.
“Gerakan kecil seperti itu amat membantu untuk mengumpulkan banyak informasi yang Anda butuhkan,” tutur Andrew Parker, PhD., peneliti dari Manchester Metropolitan University, Inggris.
2. Sarapan roti di pagi hari
Karbohidrat amat penting bagi kesehatan otak. Sebuah riset dari Tufts University menyimpulkan orang-orang yang jarang mengonsumsi karbohidrat memiliki kualitas memori yang lebih rendah. Robin Kanarek, pakar psikologi dari Tufts menyebutkan, sel-sel otak membutuhkan karbohidrat yang akan dikonversi menjadi glukosa yang bermanfaat bagi otak.
Pilih roti gandum dan makanan lain yang sarat karbo. Konsumsi muffin dari gandum utuh atau setangkup roti dengan telur mata sapi dan segelas jus berry di pagi hari. Hasilnya, memori pun akan terus terjaga sepanjang hari.
3. Olahraga rutin
“Berolah raga dapat meningkatkan aliran darah ke otak, serta menambah asupan oksigen dan glukosa sebagai bahan bakar tubuh,” ungkap Sandra Aamodt, PhD., penulis Welcome to Your Brain.
Dalam riset yang dimuat dalam Neurobiology of Learning and Memory menyebutkan, orang-orang yang rutin berolahraga sanggup meningkatkan kemampuan berbahasa dan menambah kosa kata baru, 20 persen lebih tinggi dari orang-orang yang jarang berolahraga.
4. Menggosok gigi sebelum tidur
Apa kaitan antara menggosok gigi dan memori otak? Ternyata ada.
“Jika Anda tidak menggosok gigi, akan terjadi peradangan di gusi dan mempermudah bakteri untuk masuk dalam aliran darah,” papar Jonathan B. Levine, pakar kesehatan dari New York University.
Saat bakteri berada dalam aliran darah, akan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk otak. Hasilnya akan berakibat buruk pada disfungsi kognitif Anda. Untuk mencegahnya, rajin-rajinlah menggosok gigi, terutama setelah makan dan sebelum tidur.

Taktik Cerdik Siasati Pengeluaran


1. Selalu Membawa Uang Tunai
Kartu kredit menjadi salah satu godaan terbesar dalam berhemat. Sebagian besar orang mengandalkan keberadaan kartu kredit untuk berbelanja dan mengabaikan tagihan yang akan datang nantinya. Saat tagihan sudah di tangan, Anda baru memutar otak untuk menyiasatinya.
Agar tak terbebani dengan utang-utang kartu kredit, selalu biasakan diri untuk membawa uang tunai saat berbelanja. Dengan begini, Anda dapat membatasi sebesar apa anggaran yang Anda gelontorkan dalam satu kali belanja. Saat dompet mulai menipis, saat itulah Anda harus perlahan mengerem kegiatan belanja.
Tentunya, bawalah uang tunai sesuai kebutuhan dan tetapkan limit tertentu saat berbelanja.
2. Mengoleksi Katalog Belanja
Sejumlah pusat perbelanjaan secara rutin mencetak katalog belanja sebagai pedoman harga bagi para konsumen. Ternyata katalog ini tak hanya bermanfaat di saat Anda tengah berbelanja, namun juga sebelum Anda pergi ke tempat berbelanja.
Katalog produk bulan lalu juga bisa Anda gunakan sebagai panduan berbelanja bulan ini. Dengan sedikit intuisi dan prediksi perubahan harga yang mungkin terjadi, Anda bisa menerka-nerka berapa uang yang akan Anda habiskan.
Jadi biasakan membawa pulang katalog yang tersedia di toko.
3. Belanja untuk Investasi
Makanan akan habis dikonsumsi dan meninggalkan kemasan yang menjadi sampah.
Sedangkan benda-benda lain, seperti alat elektronik atau furnitur, akan dinilai tak berguna lagi jika terjadi kerusakan atau sang empunya telah bosan dengan benda itu.
Biasakan diri untuk berbelanja benda-benda yang dapat dijual kembali. Investasi kecil-kecilan semacam ini tak hanya akan mengurangi tumpukan barang-barang bekas di kediaman Anda, namun juga menjadi cadangan keuangan tersendiri.
Ditambah lagi, penghematan semacam ini dapat berjalan lancar dengan bantuan toko-toko yang menerima pembelian barang bekas yang semakin menjamur.
4. Berburu Gratisan
Untuk urusan kosmetik, ada baiknya jika Anda mencari tempat berlangganan. Tak ada salahnya untuk setia pada counter kosmetik di departemen store tertentu sebagai penyedia peralatan rias wajah Anda. Karena lazimnya, para Beauty Assistant (BA) akan berbaik hati memberikan sampel produk cuma-cuma bagi para pelanggannya.
Trik alternatifnya, selalu berbelanja beberapa alat kosmetik sekaligus (jika Anda sedang membutuhkannya, tentu). Karena biasanya sampel produk gratis ini juga akan diberikan pada konsumen yang membeli beberapa produk sekaligus. Bonus sampel ini terkadang diganti dengan make over oleh BA yang akan mengubah tampilan wajah Anda menjadi lebih mempesona.
5. Berbohong Kepada Anak
Tenang saja, berbohong di sini bisa digolongkan pada "white lie".
Jika anak menyukai produk kudapan tertentu, misalnya seperti selai atau sereal, yang rasanya lezat namun harganya selangit, Anda harus coba cara ini. Carilah produk yang sama, dengan rasa yang nyaris persis sama, namun dengan merk berbeda.
Masukkan kudapan itu pada wadah yang sama dengan si produk mahal dan buat seolah-olah camilan yang Anda masukkan ke dalamnya memiliki merk yang digemari buah hati. Hasilnya, mereka tak akan tahu perbedaannya.